
Kendari, Nuansa Sultra – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka menegaskan nilai perjuangan dan pengorbanan para veteran harus terus menjadi pedoman moral dalam menjaga persatuan serta menghadapi tantangan bangsa di era modern.
Pesan itu disampaikan Andi Sumangerukka saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Veteran Nasional 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra, Senin (10/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI/Polri, pejabat pemerintah daerah, serta anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Dalam amanatnya, Andi Sumangerukka mengatakan peringatan Hari Veteran Nasional setiap 10 Agustus bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momen untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para veteran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menurut dia, penetapan 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa, khususnya keberhasilan Pertempuran Surakarta pada Agustus 1949.
“Semangat itulah yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan diplomasi hingga tercapainya pengakuan kedaulatan Republik Indonesia,” ujar Andi Sumangerukka.
Tahun ini, Hari Veteran Nasional mengusung tema “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”.
Gubernur menilai tema tersebut relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Menurutnya, bertambahnya usia para veteran tidak berarti nilai perjuangan yang mereka wariskan ikut berhenti.
Para veteran, kata dia, bukan hanya bagian dari catatan sejarah, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur perjuangan kepada generasi penerus.
“Semangat juang para veteran tidak mengenal batas waktu. Nilai keberanian, pengorbanan dan ketulusan dalam memperjuangkan kepentingan bangsa harus terus hidup di tengah generasi penerus,” katanya.
Ia mengatakan Indonesia kini tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam perjalanan menuju bangsa yang maju, berdaulat, adil dan makmur.
Tantangan tersebut antara lain perubahan geopolitik global, perkembangan teknologi yang pesat, dinamika sosial, hingga berbagai persoalan yang dapat memengaruhi ketahanan nasional.
Dalam kondisi tersebut, Andi Sumangerukka menilai nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para veteran semakin penting untuk dijadikan pijakan.
“Dalam situasi dan dinamika era modern seperti inilah, nilai-nilai perjuangan, keberanian, serta pengorbanan tanpa pamrih yang diwariskan para veteran menjadi semakin relevan sebagai kompas moral,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut harus menjadi benteng dalam menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah perubahan zaman.
Menutup amanatnya, Gubernur Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Veteran Nasional sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air dan membangun optimisme menghadapi masa depan.
“Marilah kita jadikan Hari Veteran Nasional ini sebagai momen untuk memperkuat persatuan nasional, meneguhkan semangat cinta tanah air, dan membangun optimisme menuju Indonesia yang semakin maju, kuat, dan bermartabat,” pungkasnya.
Laporan : Asrianto Daranga