
Koltim, Nuansa Sultra – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi ditutup setelah berlangsung selama empat hari. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., M.M., yang mewakili Plt Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. Sabtu (14/02/2026), di Aula Pemda Kolaka Timur.
Sekda Koltim, Rismanto Runda disambut Ketua dan Anggota DPRD Koltim, unsur Forkopimda, Wakapolres Koltim, para kepala OPD, asisten dan kepala bagian, camat, lurah, kepala desa, kepala satuan pendidikan, pimpinan ormas Islam, dewan hakim, serta ratusan peserta dan masyarakat yang memadati Aula Pemda.
Dalam sambutan Plt Bupati yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa MTQ ke-IX tingkat Kab. Koltim telah mencapai penghujung rangkaian kegiatan dengan lancar dan sukses. Selama empat hari pelaksanaan, ratusan kafilah dari 12 kecamatan ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik pada berbagai cabang lomba, di antaranya seni baca Al-Qur’an, qiraat Al-Qur’an, kaligrafi, serta cabang-cabang lainnya.
Pelaksanaan MTQ digelar di sejumlah lokasi, seperti masjid, sekolah, kantor pemerintah, dan Aula Pemda Koltim. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema dengan indah dan penuh penghayatan, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana syiar Islam yang memperkuat nilai-nilai Qurani dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Rismanto menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana membumikan Al-Qur’an dalam perilaku sehari-hari, tata kelola pemerintahan, serta kehidupan sosial masyarakat. Ia berharap MTQ mampu membentuk karakter generasi muda Koltim yang religius dan berakhlak mulia.
Pemerintah daerah, Lanjutnya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana dan dewan hakim yang telah menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kepada peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil, Sekda berpesan agar tetap semangat dalam mempelajari dan mendalami Al-Qur’an. Ia menegaskan agar momen MTQ dijadikan sebagai sarana evaluasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Tingkatkan kemampuan yang dimiliki dan jangan cepat berpuas diri atas capaian yang diraih. Teruslah berlatih dan berproses untuk meraih hasil yang lebih baik,” ujar Rismanto.
Kepada para juara, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses. Ia berharap para pemenang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kolaka Timur pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan digelar di Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah, bahkan hingga ke tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Provinsi Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Koltim juga mencanangkan program peningkatan potensi ekonomi umat melalui pemberdayaan zakat. Pemerintah menetapkan Kecamatan Lambandia, Kelurahan Ladongi, dan Desa Iwoikondo sebagai percontohan Sadar Zakat di Kabupaten Kolaka Timur.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan. Ia berharap Koltim senantiasa menjadi daerah yang religius, damai, dan diberkahi Allah SWT.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, secara resmi saya menutup seluruh rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-IX tingkat Kabupaten Kolaka Timur tahun 2026,” tutupnya.
Di ketahui, berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kecamatan Lambandia keluar sebagai Juara Umum MTQ ke-IX tingkat Kabupaten Kolaka Timur. Posisi Juara II perolehan medali diraih Kecamatan Aere, sementara Juara III diraih Kecamatan Tirawuta yang juga bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun ini.
Penulis : Asrianto Daranga.