
- 0
- 293 words
JAKARTA, Nuansa Sultra – Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Dalam pertemuan itu, DEN menyampaikan tujuh isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah, mulai dari digitalisasi perlindungan sosial hingga reformasi pasar modal. Kajian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data.
Salah satu agenda yang dibahas ialah digitalisasi perlindungan sosial untuk meningkatkan transparansi dan memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang berhak.
DEN juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dampaknya terhadap kehadiran siswa, semangat belajar, kualitas menu, dan pemerataan penerima manfaat.
Di sektor industri, pembahasan mencakup percepatan hilirisasi nikel, aluminium, dan komponen baterai litium. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, memperkuat industri nasional, serta mendorong peningkatan ekspor.
Ketahanan energi turut menjadi perhatian, terutama terkait stabilitas harga BBM bersubsidi, penguatan ekosistem pengadaan bahan bakar, dan ketepatan penyaluran subsidi energi.
Selain itu, DEN mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Niño dan La Niña yang berpotensi memicu kekeringan maupun banjir. Antisipasi diperlukan untuk menjaga produksi pertanian dan memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga.
Persoalan kebakaran hutan dan lahan juga masuk dalam agenda pembahasan. Upaya penanganannya mencakup pengelolaan tata air di lahan gambut serta penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
Sementara itu, reformasi pasar modal menjadi perhatian melalui penguatan penegakan aturan dan perbaikan tata kelola untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar serta mendukung stabilitas sektor keuangan.
Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap berbagai kajian dan data yang disampaikan DEN sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Penggunaan data yang akurat dan hasil kajian yang komprehensif dinilai penting agar setiap kebijakan mampu menjawab tantangan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian Indonesia.
Redaksi