
Koltim, Nuansa Sultra – Komisi V DPR RI bersama Kementerian Transmigrasi RI menyerap aspirasi Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) untuk mendorong pengembangan kawasan transmigrasi, khususnya di wilayah Ladongi, Tinondo, dan Ueesi.
Aspirasi tersebut dibahas dalam kunjungan kerja rombongan Komisi V DPR RI dan Kementerian Transmigrasi RI di Aula Kantor Bupati Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Rabu (21/10/2026).
Rombongan dipimpin anggota Komisi V DPR RI, H. Ahmad Safei, S.H., M.H., bersama Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Elis Sampe Andi, S.E., M.M.
Kedatangan rombongan diterima Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran pemerintah daerah dan DPRD Koltim.
Ahmad Safei mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat kebutuhan pengembangan kawasan transmigrasi yang masih memerlukan dukungan pemerintah pusat termasuk wilayah yang telah lama dikembangkan tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaannya.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki sejumlah kebutuhan pembangunan yang belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui anggaran daerah. Ia menyebut sejumlah wilayah, termasuk Ladongi, Tinondo, dan Ueesi, menjadi bagian dari pembahasan pengembangan kawasan di Koltim.
Ia menegaskan, DPR RI akan membantu menjembatani aspirasi pemerintah daerah. Namun, usulan pembangunan harus disertai proposal dan dokumen resmi agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan program pemerintah.
“Tugas saya menjembatani aspirasi daerah dan membawa usulan ke pusat. Saya akan berupaya mendorong agar aspirasi itu bisa terpenuhi, tetapi keputusan akhirnya berada di pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan kawasan, Transmigrasi khususnya di Ueesi itu perlu didukung perencanaan yang matang. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan ketersediaan anggaran.
Sementara itu, Plt. Bupati Koltim, Yosep Sahaka, berharap kunjungan tersebut memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan Kementerian Transmigrasi.
“Selaku pemerintah juga mengharapkan adanya dukungan dari pusat untuk menjawab kebutuhan pembangunan kawasan transmigrasi di Koltim, ujar yosep
Pengembangan kawasan transmigrasi diharapkan mampu memperkuat infrastruktur, mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Melalui koordinasi lintas pemerintahan, berbagai usulan daerah diharapkan dapat masuk dalam perencanaan program transmigrasi mendatang dan mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur.
Penulis : Asrianto Daranga