KOLTIM, NUANSA SULTRA – Beberapa hari lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melaksanakan panen jagung kuartal III di Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program swasembada pangan tahun 2025 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Panen tersebut turut dihadiri oleh Plt. Bupati Kolaka Timur, Gubernur Sulawesi Tenggara, Wakapolda Sultra, dan Kapolres Koltim.

 

Salah satu yang turut berperan penting dalam rantai distribusi pangan adalah Bulog. Media nuansasultra.com berkesempatan mewawancarai Kepala Bulog Kolaka Raya, Deni Narde, S.P., M.P., pada Sabtu, (04/10/2025). Ia menyampaikan optimis serta dukungannya terhadap kesejahteraan petani jagung di Kolaka timur.

 

Deni mengimbau kepada para petani jagung agar tidak ragu terhadap keberlanjutan hasil panen mereka. Menurut Deni, Bulog siap menjadi solusi agar hasil panen jagung tidak terbuang dan dapat langsung diserap sebagai cadangan pangan nasional.

 

Deni menjelaskan bahwa Bulog merupakan bagian dari pemerintah yang secara aktif mendukung program asta cita Presiden RI, H. Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan. Selain beras, jagung kini menjadi fokus penting karena tingginya kebutuhan untuk bahan pakan ternak. Ia berharap petani tidak hanya menanam padi, tetapi juga menjadikan jagung sebagai komoditas utama untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

 

Menurutnya, jagung memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan petani, terutama karena kaitannya yang erat dengan sektor peternakan. Saat ini, banyak peternak di Sultra yang berkembang pesat, tetapi masih kesulitan memenuhi kebutuhan pakan. Oleh karena itu, jagung pakan menjadi komoditas strategis yang sangat dibutuhkan.

 

Bulog juga mendapat mandat dari pemerintah pusat sesuai dengan instruksi presiden yang berlaku sampai dengan bulan Desember 2025 untuk menyerap jagung sebagai bagian dari cadangan pangan nasional. Deni mengungkapkan bahwa telah terbentuk kerja sama antara Mabes Polri dan Bulog Pusat, yang diturunkan ke tingkat provinsi hingga kabupaten. Kolaborasi ini melibatkan kepolisian daerah dan Bhabinkamtibmas guna mengawasi proses budidaya, panen, hingga distribusi jagung ke gudang Bulog.

 

Terkait penetapan harga, Bulog mengikuti Harga Pembelian Pemerintah (HPP) berdasarkan peraturan dari Badan Pangan Nasional. Untuk jagung kering dengan kadar air 14% dan aflatoksin maksimal 50 ppb, Bulog menetapkan harga Rp6.400 per kilogram. Sementara jagung dengan kadar air 18–20% dihargai Rp5.500 per kilogram. Standar ini digunakan sebagai acuan dalam pembelian jagung petani.

 

Meski demikian, Deni menegaskan bahwa saat ini Bulog belum memiliki target produksi atau kuota tertentu untuk jagung. Oleh karena itu, Bulog berperan sebagai penyeimbang harga di tingkat petani. Harga jagung di pasaran bisa mencapai Rp7.000 per kilogram, terutama di kalangan peternak yang sangat membutuhkan jagung untuk pakan.

 

“Jika harga pasar lebih tinggi, kami persilakan petani menjual di luar. Namun jika di bawah HPP, Bulog siap membeli,” ujarnya.

 

Dalam pelaksanaannya, Bulog selalu bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat yang memberikan informasi mengenai lokasi dan waktu panen. Jika ada kelompok tani yang akan panen, tim dari Bulog akan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kualitas dan kesiapan pembelian. Jika belum ada pembeli, maka Bulog akan menyerap hasil panen tersebut sesuai ketentuan.

 

Bulog Kolaka raya memastikan pasar jagung petani aman karena kini Bulog telah mendapat tugas resmi sebagai penyalur cadangan jagung pemerintah. Ia pun mengimbau kepada petani agar aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di setiap Kecamatanya jika mengalami kendala di lapangan.

 

“Kalau ada kendala atau aduan, langsung saja ke Bhabinkamtibmas setempat. Mereka sudah tahu mekanismenya. Bulog pasti akan segera merespons untuk melakukan pembelian,” tutup Deni Narde.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Tiba di Samarinda,Siap Kukuhkan DPD PJI Kaltim 2026-2030

Samarinda, Nuansa Sultra – Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Hartanto Boechori bersama istrinya, Susy, tiba di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung...

Read out all

Polres Koltim Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras Disiapkan untuk Warga Simbalai dan Sekitarnya

Koltim, Nuansa Sultra – Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Timur (Koltim) melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan...

Read out all

JPKP Sultra Pertanyakan Aktivitas Kapal Pelingkar di Waode Buri : Sesuai Aturan atau Tidak!

Butur, Nuansa Sultra – Aktivitas bongkar muat hasil tangkapan kapal pelingkar (purse seiner) asal luar daerah di Pelabuhan Waode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara,...

Read out all

Ladongi Jaya Bergemuruh, Panjat Pinang hingga Malam Semarakkan HUT RI ke-81, Lurah Apresiasi Kolaborasi Warga dan Mahasiswa

Koltim, Nuansa Sultra – Semangat gotong royong dan kebersamaan warga mewarnai rangkaian perlombaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Read out all

Pimpin HUT RI ke-81, Gubernur Sultra Serahkan Bantuan untuk Disabilitas, Lansia hingga Mobil Jenazah RSUD Bahteramas

Kendari, Nuansa Sultra – Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung sukses di halaman Kantor...

Read out all

Gubernur Sultra Serahkan Remisi HUT RI ke-81, 1.943 Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Pidana

Kendari, Nuansa Sultra – Sebanyak 1.943 narapidana dan Anak Binaan di Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima remisi dan pengurangan masa pidana dalam rangka...

Read out all