
- 0
- 315 words
Kendari, Nuansa Sultra – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan pentingnya disiplin, integritas, dan peningkatan pelayanan publik saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Kantor Gubernur Sultra, Senin (19/10/2026).
Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan momentum tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan tanggung jawab dan kinerja dalam melayani masyarakat.
“Menjadi PNS bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi benar-benar hadir untuk melayani masyarakat. Tempatkan diri kita pada perspektif masyarakat agar pelayanan yang diberikan semakin baik dan cepat,” tegasnya.
Gubernur juga mendorong penerapan sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment) secara adil untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja ASN.
Dalam pengembangan karier, ia menekankan bahwa seleksi jabatan harus dilakukan secara transparan dan objektif. Setiap ASN harus memiliki kesempatan yang sama berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang berlaku, tanpa intervensi maupun praktik titipan.
Selain kedisiplinan ASN, Gubernur menyoroti realisasi penyerapan anggaran yang baru mencapai 62,31 persen hingga triwulan IV.
“Saya meminta kepada Sekretaris Daerah bersama seluruh OPD segera mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala yang menghambat penyerapan anggaran,” Tegas ASR
Gubernur juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang, terutama potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia meminta OPD terkait memperkuat langkah pencegahan dan mitigasi. Masyarakat juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila kualitas udara terganggu akibat asap.
Gubernur menegaskan, dugaan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja harus dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.
Untuk memperkuat penanganan, Pemerintah Provinsi Sultra berencana menggelar rapat terpadu yang melibatkan 17 kabupaten/kota. Koordinasi ini terutama ditujukan bagi daerah yang berpotensi mengalami kekeringan dan karhutla.
Terakhir, Andi Sumangerukka mengajak seluruh ASN bekerja dengan integritas dan tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jangan hanya bertanya apa yang sudah kita dapatkan, tetapi tanyakan apa yang sudah kita berikan. Bekerjalah dengan integritas dan tanggung jawab, karena selain kepada atasan, kita juga mempertanggungjawabkan amanah ini kepada Tuhan Yang Maha Esa,” Tutup Asr.
Penulis: Asrianto Daranga