
Koltim, Nuansa Sultra – Tak ada yang menyangka perjalanan Tomas ke Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), awalnya untuk melakukan penelitian. Namun, perjalanan peneliti asal Hungaria itu berujung pada kisah cinta lintas negara setelah ia menikahi Mimi, perempuan warga Koltim yang merupakan ibu empat anak.
Pernikahan Tomas dan Mimi berlangsung sederhana di kediaman Mimi, Desa Uete, Kecamatan Uluiwoi, Koltim. Sabtu (5/9/2026). Prosesi tersebut dihadiri kerabat dekat dari keluarga Mimi, sementara keluarga Tomas dari Hungaria tidak hadir karena terkendala jarak.
Kisah tersebut disampaikan salah satu pihak keluarga Mimi. Menurut dia, Tomas pertama kali datang ke wilayah Koltim untuk kepentingan penelitian. Selama berada di daerah itu, Tomas tinggal bersama keluarga Mimi di Desa Tongauna.
Kedekatan Tomas dengan keluarga Mimi kemudian berlanjut setelah suami Mimi, Almarhum Dirlan, meninggal dunia pada November 2025. Dari pernikahan sebelumnya, Mimi memiliki empat anak.
“Dulu Tomas datang di Desa Tongauna, Koltim, untuk meneliti. Kemudian dia tinggal bersama keluarga Mimi,” kata
Setelah Almarhum Dirlan meninggal, hubungan Tomas dan Mimi semakin dekat. Tomas mulai mendekati Mimi sekaligus membangun komunikasi dengan keluarganya. Pendekatan tersebut mendapat penerimaan dari keluarga hingga akhirnya Tomas memutuskan melamar Mimi.
“Berjalannya waktu, Tomas mulai mendekati Mimi dan keluarga juga setuju kalau mereka bersama. Jadi Tomas memutuskan melamar Mimi,” ujarnya.
Restu keluarga menjadi jalan bagi keduanya untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Akad nikah kemudian digelar secara sederhana di rumah Mimi dan hanya dihadiri keluarga serta kerabat dari pihak perempuan.
Meski keluarga Tomas tidak dapat hadir langsung dari Hungaria karena jarak yang jauh, pernikahan tersebut tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Kisah Tomas dan Mimi menjadi potret pertemuan dua latar belakang berbeda yang berawal dari kedatangan seorang peneliti asing ke Kolaka Timur, kemudian berkembang menjadi hubungan yang berujung pada pernikahan.
Penulis : Asrianto Daranga