Jaksel, Nuansa Sultra – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan perbedaan antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi konvensional. Ia menyebut KDKMP merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk menjangkau masyarakat pada skala yang lebih kecil dibandingkan Koperasi Unit Desa (KUD).

Ferry mengatakan, keberadaan KDKMP berbeda dengan KUD yang pada masa lalu umumnya berlokasi di tingkat kecamatan.

“Sekarang koperasi hadir di desa. Dulu memang ada KUD, tetapi lokasinya berada di kecamatan,” ujar Ferry dalam acara Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/02/2026).

Menurut Ferry, pembentukan KDKMP dilatarbelakangi oleh berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa. Pendirian koperasi ini dimulai dari penguatan badan hukum hingga pembangunan fisik sarana dan prasarana pendukung.

Ia menegaskan, pemerintah perlu menyediakan alternatif pembiayaan bagi masyarakat agar tidak terjerat praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang telah dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

“Kita harus memberikan alternatif pilihan kepada masyarakat agar tidak terjebak praktik pinjol. Jika tidak ada alternatif, lalu masyarakat harus memilih ke mana?” katanya.

Ferry menjelaskan, KDKMP akan berperan sebagai baitul maal wa tamwil atau lembaga keuangan mikro syariah mandiri. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses layanan simpan pinjam berbasis syariah tanpa bergantung pada pinjaman online.

“Kita harus mendorong penguatan ekonomi riil di tengah masyarakat,” ujar Ferry.

Selain berfungsi sebagai lembaga pembiayaan, koperasi ini juga akan menjadi wadah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sosial bagi masyarakat desa yang menjadi penerima manfaat.

Lebih lanjut, KDKMP diharapkan mampu memperluas akses permodalan usaha masyarakat serta berperan sebagai off taker atau pembeli hasil produksi warga untuk kemudian dipasarkan kembali.

Ferry menambahkan, koperasi desa nantinya akan dilengkapi dengan berbagai peralatan penunjang kebutuhan petani. Ia mencontohkan, selama ini petani masih menjemur hasil panen secara tradisional di lantai tanpa fasilitas pengering modern. 

“Ke depan, koperasi desa akan dilengkapi dengan alat pengering (dryer) dan peralatan lain yang dibutuhkan petani,” pungkasnya.

 

Dilansir dari : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Srikandi Anti-Narkoba di “86” Tersandung Kasus, Perjalanan Karier Kompol Yuni yang Berbalik Arah

Nuansa Sultra – Sorot lampu kamera dan tepuk tangan kekaguman publik sempat menjadi makanan sehari-hari bagi Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. Di...

Read out all

KDMP Awunio Tembus Pasar Tiongkok, Hugua Lepas Ekspor Perdana 50 Ton Arang Tempurung

Kendari, Nuansa Sultra – Sulawesi Tenggara (Sultra) catat capaian bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Awunio berhasil menembus...

Read out all

Ramadhan 1447 H, Arab Saudi Umumkan Format Tarawih 10 Rakaat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Nuansa Sultra – Pengumuman resmi mengenai awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai bergulir di seluruh dunia seiring hasil pemantauan hilal dan...

Read out all

Gunakan Metode Hisab dan Rukyatul Hilal, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan hasil sidang tersebut, pemerintah memutuskan...

Read out all

Cetak Rekor Janji 1.000 UMKM, Tahun Pertama YA-SAM Realisasikan Enam Kali Lipat Lampaui Target, 6.892 UMKM Terintervensi

Oleh : Hj. Asmayana H., S.E. Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Konawe Konawe, Nuansa Sultra – Di tengah struktur ekonomi...

Read out all

Prabowo Subianto Apresiasi Kiprah 100 Tahun Nahdlatul Ulama dalam Menjaga Perdamaian Nasional

Malang, Nuansa Sultra – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana,...

Read out all